Surabaya,
6 Januari 2012 saya menghadiri kuliah tamu public
speaking di jurusan Sistem Informasi ITS. Narasumbernya tidak perlu
diragukan lagi. Mereka adalah orang yang berbakat dalam bercuap-cuap. Mereka
adalah Pak Dista Nugroho dan Ibu Ulin Rastiti. Mereka sudah cukup lama
bersyiaran di salah satu radio lokal surabaya. Mereka membagikan pengalaman mereka
tentang public speaking. Sebenarnya apa sih public speaking itu ? Public speaking adalah Publik speaking adalah proses
berbicara kepada sekelompok orang secara sengaja serta ditujukan untuk
menginformasikan, mempengaruhi, atau menghibur pendengar. Ternyata semua jenis
profesi menuntut kemampuan public
speaking. Mengapa demikian ? karena Setiap hari secara
normal, seseorang akan mengeluarkan puluhan ribu kata dan lebih dari 80 % apa
yang dikeluarkannya akan mempengaruhi kehidupan orang tersebut. Kesuksesan
usaha dan promosi jabatan tidak akan terlepas dari kemahiran dalam menyampaikan
ide-ide dan kemampuan mempengaruhi orang lain baik secara pribadi maupun secara
massa.Semakin terampil seseorang dalam berbicara akan semakin
menunjukkan kualitas kecerdasan dan penghargaan dari komunitasnya.
Public
speaking itu bukan bakat atau bakat,
dengan kata lain apakah hanya orang yang berbakat saja yang bisa ? Pak Dista
dan Ibu Ulin menjawabnya bahwa semua orang mempunyai bakat public speaking namun yang perlu digaris bawahi ialah latihan.
Mereka harus latihan agar public speakingnya bagus. Saat itu juga saya
mendapatkan banyak tips mengenai public
speaking. Hal-hal yang perlu diperhatikan untuk public speaking ialah artikulasi, intonasi, lakukan kontak mata,
menyampaikan gagasan hingga si komunikan menerima maksut dari komunikator,
gunakan gerak tubuh. Selain itu, untuk latihan public speaking juga terdapat
senam muka. Tujuan senam muka ialah salah satunya agar rahang mulut kita
terbiasa dan merileksasikan otot di wajah kita. Meskipun dengan senam wajah
membuat wajah kita menjadi jelek namun kita merasakan wajah kita lebih rileks. Karena
waktu yang tak mengijinkan sebab menjelang sholat jumat maka kuliah tamu pada
hari itu selesai. Meskipun kuliah tamu pada pagi hari itu hanya 2 jam namun
kami dapat ilmu baru.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar