Keterampilan Interpersonale

Keterampilan Interpersonale

Jumat, 16 Desember 2011

Jangan Kalah dengan Rasa Takutmu


Jangan Kalah dengan Rasa Takutmu

 

Rasa takut yang selalu pernah dialami tiap orang ternyata dapat diatasi. Berikut tips-tips mengatasi rasa takut:

Mendahulukan  logika
Kebanyakan rasa takut itu tidak logis, dan secara alamiah emosional. Menerapkan logika dalam masalah emosional tampaknya berlawanan, tapi sebenarnya tidak. Misalnya Anda sedang berbaring di tempat tidur, ingin ke kamar mandi tapi takut keluar karena ada bayangan gelap di sudut ruangan.Solusi yang tepat, menyalakan lampu kamar mandi lalu mengamati isi ruangan tersebut. Hal yang kita pikir buruk belum tentu  seburuk yang kita pikirkan. 
■ Membaca artikel yang inspiratif
Film horor konon sering ditonton oleh orang- orang yang penakut. Sebab, dengan demikian ia bisa membayangkan apa yang akan terjadi bila ia mengalami seluruh teror itu. Tetapi daripada nonton atau membaca novel horor sebelum tidur, lebih baik pilih bacaan yang inspiratif. Entah itu buku-buku agama, spiritual, movitasi, apapun yang akan menghangatkan hati Anda
 
■ Meditasi, visualisasi, dan berdoa.
Meditasi sebelum tidur dirasakan banyak orang dapat membuat tubuh dan pikiran jadi rileks, serta membantu melepaskan ketegangan dan mengatasi takut.
Berdoa juga membantu kita merasa dilindungi dari lingkungan sekitar, sedangkan visualisasi bisa menjadi cara yang baik untuk menyiapkan pikiran

  Selain beberapa tips diatas, sesungguhnya cara yang paling ampuh yaitu pada cara pemikiran kita. Jika mindset kita berikiran negatif maka kita akan sulit untuk maju. Sedangkan jika kita berpikir positif maka itu akan mempermudah kita dalam menjalankan sesuatu. Hal tersebut pernah saya alami. Saat saya liburan di malang, saya ingin sekali naik paralayang. Namun dihati kecil, saya takut. Tapi saya berpikir bahwa ini moment yang sangat jarang. Tidak setiap hari saya dapat menjumpai moment seperti ini. Saya mencoba berpikir positif bahwa naik itu tidak menakutkan yang saya bayangkan. Yah, itulah pengalaman saya naik paralayang.  Awal-awal memang menakutkan namun saat paralayang itu sudah melayang di langit, kita akan menikmatinya. Bahkan setiap detik saya selalu mendokumentasikan dalam jepretan camera. Saya juga dapat teman baru disana. Saya berkenalan dengan atlit Paralayang. Saya kagum dengannya, bagaimana tidak, selain dia cantik dia juga mandiri. Saat perjalanan pulang, saya baru tahu bahwa dia anak orang penting di kota Malang dan Batu. Woww sungguh senang hatiku ketika saya dapat berkenalan dengan orang penting. Saya harap itu bukan pertemuan terakir saya dengannya. Jadi, tetaplah berpikir positif sehingga kamu dapat menjalani itu semua dengan baik.



 

1 komentar:

  1. wah keren yoo sampeyan wani naik paralayang. yo opo rasane ? kapan2 lek mrono mene, melok po'o

    BalasHapus