Keterampilan Interpersonale

Keterampilan Interpersonale

Minggu, 18 Desember 2011

Mendadak Dangdut


Setiap film pasti mempunyai maksut ke penontonnya. Dengan kata lain, penulis ingin memberikan pembelajaran kepada penonton melalui film. Nah, film yang akan kita bahas ialah Mendadak Dangdut. Mungkin dari kalian sudah tahu bahkan sudah menontonnya. Film yang disutradarai Rudi Soedjarwo ini menceritakan tentang petualangan penyanyi pop- rock bernama Petris (Titi Kamal) yang karena suatu kejadian, tiba-tiba berganti karier menjadi penyanyi dangdut

 Petris digambarkan sebagai perempuan yang egois, pemarah, yang selalu memandang remeh segala sesuatu termasuk membentak-bentak kakak kandungnya (Yulia yang diperankan Kinaryosih)  selaku manajer. Suatu hari, terdapat pemeriksaan polisi, lantas mereka berdua tertangkap basah membawa narkoba di dalam mobil yang sebenarnya milik kekasih Yulia. Kekasih yulia saat kejadian tersebut berhasil kabur. Malangnya, kakak adik tersebut yang tak berdosatahu apa-apa terkena imbasnya. Alhasil mereka harus masuk di kantor polisi. Saat perjalanan ke kantor polisi dengan dikawal polisi, Petris dan Yulia berencana kabur. Mereka berhasil kabur ketika meminta ijin ke kamar mandi. Kedua gadis itu melarikan diri ke sebuah kampung.  Disana mereka bertemu dengan orkes dangdut organ tunggal Rizal (Dwi Sasono). Tantangan bagi Petris yang semula menjadi penyanyi papan atas ibukota pop-rock harus menyamar sebagai penyanyi dangdut oragan tunggal. Agar penyamarannya berhasil, Petris merubah nama dari Petris menjadi Iis. Dari sana, Petris mulai menyadari bahwa hidup tidak pernah semudah yang ia kira. Ia bertemu dengan banyak karakter, dari anak cabul yang sebenarnya merindukan orangtua dan TKI yang setiap hari dipukuli majikannya.


Pada suatu hari, Petris sadar bahwa yang dilakukannya selama ini terhadap kakak kandungnya Yulia yang mengatakan  kakaknya egois dan hanya mementingkan diri sendiri itu salah. Semenjak orangtua mereka meninggal, Yulia-lah yang mengurusi segala Petris butuhkan. Dan saat malam itu, mereka digrebek polisi. Mereka berdua tertangkap. Namun di penjara, Petris menjadi diva. Bukan diva pop-rock melainkan dangdut. Petris menyukai kehidupan barunya ini.
            Dari Film yang berdurasi 90 menit ini, kita dapat mengambil pembelajaran bahwa dunia itu pasti berputar. Ada kalanya kita diatas dan ada kalanya kita dalam keadaan teruruk sehingga kita sebagai orang jangan sombong, egois. Selain iu refleksi dari pembelajaran ini adalah kita harus bersikap sopan dan menghargai orang lain baik itu saudara kandung maupun orang lain. Kita juga harus siap dengan sesuatu yang baru. Anggap itu sebagai tantangan yang harus kita raih.

1 komentar: