Setiap film pasti
mempunyai maksut ke penontonnya. Dengan kata lain, penulis ingin memberikan
pembelajaran kepada penonton melalui film. Nah, film yang akan kita bahas ialah
Mendadak Dangdut. Mungkin dari kalian sudah tahu bahkan sudah menontonnya. Film
yang disutradarai Rudi Soedjarwo ini menceritakan tentang
petualangan penyanyi pop- rock bernama Petris (Titi Kamal) yang
karena suatu kejadian, tiba-tiba berganti karier menjadi penyanyi dangdut.
Petris digambarkan sebagai perempuan yang
egois, pemarah, yang selalu memandang remeh segala sesuatu termasuk
membentak-bentak kakak kandungnya (Yulia yang diperankan Kinaryosih) selaku manajer. Suatu hari, terdapat
pemeriksaan polisi, lantas mereka berdua tertangkap basah membawa narkoba di
dalam mobil yang sebenarnya milik kekasih Yulia. Kekasih yulia saat kejadian
tersebut berhasil kabur. Malangnya, kakak adik tersebut yang tak berdosatahu
apa-apa terkena imbasnya. Alhasil mereka harus masuk di kantor polisi. Saat
perjalanan ke kantor polisi dengan dikawal polisi, Petris dan Yulia berencana
kabur. Mereka berhasil kabur ketika meminta ijin ke kamar mandi. Kedua gadis
itu melarikan diri ke sebuah kampung. Disana
mereka bertemu dengan orkes dangdut organ tunggal Rizal (Dwi Sasono). Tantangan
bagi Petris yang semula menjadi penyanyi papan atas ibukota pop-rock harus
menyamar sebagai penyanyi dangdut oragan tunggal. Agar penyamarannya berhasil,
Petris merubah nama dari Petris menjadi Iis. Dari sana, Petris mulai menyadari
bahwa hidup tidak pernah semudah yang ia kira. Ia bertemu dengan banyak
karakter, dari anak cabul yang sebenarnya merindukan orangtua dan TKI yang
setiap hari dipukuli majikannya.
Pada
suatu hari, Petris sadar bahwa yang dilakukannya selama ini terhadap kakak
kandungnya Yulia yang mengatakan kakaknya
egois dan hanya mementingkan diri sendiri itu salah. Semenjak orangtua mereka
meninggal, Yulia-lah yang mengurusi segala Petris butuhkan. Dan saat malam itu,
mereka digrebek polisi. Mereka berdua tertangkap. Namun di penjara, Petris
menjadi diva. Bukan diva pop-rock melainkan dangdut. Petris menyukai kehidupan
barunya ini.
Dari Film yang
berdurasi 90 menit ini, kita dapat mengambil pembelajaran bahwa dunia itu pasti
berputar. Ada kalanya kita diatas dan ada kalanya kita dalam keadaan teruruk sehingga
kita sebagai orang jangan sombong, egois. Selain iu refleksi dari pembelajaran
ini adalah kita harus bersikap sopan dan menghargai orang lain baik itu saudara
kandung maupun orang lain. Kita juga harus siap dengan sesuatu yang baru.
Anggap itu sebagai tantangan yang harus kita raih.



aku uda liat film nya cint, lucu abiss
BalasHapus