Upacara
Pernikahan Adat Jawa
Setiap
manusia pasti menginginkan menikah dengan lawan jenis yang disukainya. Menikah
merupakan syariat agama. Secara kodrat, manusia diciptakan
berpasang-pasangan (Q.S. Ar-Ruum : 21) dengan harapkan mampu hidup berdampingan
penuh rasa cinta dan kasih sayang. Pernikahan adalah suatu rangkaian upacara
yang dilakukan sepasang kekasih untuk menghalalkan semua perbuatan yang
berhubungan dengan kehidupan suami-istri untuk membentuk suatu keluarga dan
meneruskan garis keturunan. Setiap manusia pasti menginginkan menikah satu kali
seumur hidup. Oleh karena itu, sebagian orang mengadakan upacara sebaik
mungkin. Di Indonesia terdapat berbagai macam jenis adat upacara pernikahan
seperti adat jawa, sunda, dll. Rangkaian upacara adat pengantin Jawa secara
kronologis diuraikan dari awal sampai akhir sebagai berikut :
1. Upacara siraman pengantin
putra-putri
2. Upacara malam midodareni
3. Upacara akad nikah / ijab kabul
4. Upacara panggih / temu
5. Upacara resepsi
6. Upacara sesudah pernikahan
2. Upacara malam midodareni
3. Upacara akad nikah / ijab kabul
4. Upacara panggih / temu
5. Upacara resepsi
6. Upacara sesudah pernikahan
1. Upacara siraman pengantin putra-putri
Upacara siraman dilakukan sehari
sebelum akad nikah (ijab kabul). Untuk upacara siraman yang harus disiapkan
berupa air bunga setaman, yaitu air yang diambil dari tujuh sumber mata air
yang ditaburi bunga setaman yang terdiri dari mawar, melati dan kenanga.
2. Upacara malam midodareni
Upacara malam midodareni adalah
malam sebelum akad nikah(ijab kabul), yaitu malam melepas masa lajang bagi
kedua calon pengantin. Acara ini dilakukan di rumah calon pengantin perempuan.
3. Upacara akad nikah / ijab
kabul
Upacara akad nikah/ijab kabul
dilaksanakan menurut agamanya masing-masing. Ijab adalah penyerahan dari pihak
pertama, sedangkan qabul adalah penerimaan dari pihak kedua.
Gambar:
Pernikahan Mbak Oni dan Mas Ardy
Gambar:
Mas Ardy memasangkan cincin kawin ke Mbak Oni
4. Upacara panggih / temu
Yang saya ketahui, terdapat rangkaian upacara panggih/tamu itu seperti liron kembar mayang, gantal,
ngidak endhog, pengantin putri mencuci kaki pengantin putra, minum
air degan, di-kepyok dengan bunga warna-warni, masuk ke pasangan, sindur, timbangan,
kacar-kucur, dulangan. Kedua kalinya saya pernah menjadi kembar mayang sehingga
saya tahu makna kembar mayang adalah menyatukan cipta, rasa dan karsa untuk
mersama-sama mewujudkan kebahagiaan dan keselamatan. Kembar mayang bertugas untuk
acara temu pengantin dan wewarah yakni petunjuk seperti membawa makan dan minum
untuk pengantin.
Gambar: Kembar
mayang
Gambar: Foto kembar
mayang bersama pengantin
Rangkaian dulangan yaitu antara
pengantin putra dan putri saling menyuapi.
Gambar: Saya selaku
kembar mayang memberikan makan dan minum kepada pengantin
5. Upacara resepsi
Setelah ijab kabul dilangsungkan upacara resepsi.
6. Upacara sesudah pernikahan
Biasanya setelah pernikahan, pengantin melakukan liburan
atau biasanya disebut honeymoon





Tidak ada komentar:
Posting Komentar