Ingatkah anda dengan penggalan
lirik soundtrack sinetron ini:
Harta yang paling berharga adalah
keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga
Selamat pagi Emak
Selamat pagi Abah
Mentari hari ini berseri indah
Selamat pagi Abah
Mentari hari ini berseri indah
Terima kasih Emak
Terima kasih Abah
Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti
Terima kasih Abah
Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti
Agil sama Ara! Teteh mau jualan
opak dulu ya
Ya Teh…
Jangan lupa bilang sama Abah ya!
Ya Teh…
Ya,
Mau permen…
Permen, permen apa?
Permen apa aja…
A.., Teteh berangkat dulu ya…
Ya Teh…
Ya Teh…
Jangan lupa bilang sama Abah ya!
Ya Teh…
Ya,
Mau permen…
Permen, permen apa?
Permen apa aja…
A.., Teteh berangkat dulu ya…
Ya Teh…
Jika Anda pencinta sinetron
Indonesia era 90-an, Anda pasti tahu lirik soundtrack sinetron diatas. Lirik diatas
merupakan soundtrack sinetron Keluarga Cemara. Sinetron Keluarga Cemara
bercerita tentang kesederhanaan dan keharmonisan dalam keluarga walaupun
keluarga itu kurang sejahtera secara finansial. Abah, kepala keluarga cemara
yang bekerja sebagai tukang becak untuk menghidupi keluarganya. Emak dan Abah
mempunyai 3 orang anak perempuan. Euis sebagai anak pertama harus berjualan
permen untuk membantu keuangan keluarga. Tokoh Keluarga Cemara diperankan oleh Abah (Adi Kurdi), Emak (Lia Warokka), Euis (Ceria HD), Cemara (Anisa
Fujianti), dan Agil (Pudji Lestari).
Sinetron yang diambil dari
novel karya Arswendo Atmowiloto ini mampu menyedot perhatian banyak masyarakat
karena kesan sinetronnya yang alami, realita, tidak dibuat-buat dan sesuai
dengan budi bangsa yang menjunjung tinggi tata krama/norma-norma yang ada.
Sungguh disayangkan jika dibandingkan dengan sinetron sekarang. Sebagian besar
sinetron keluarganya sudah sangat tidak alami, dibuat-dibuat, lebay, terkesan
dipaksakan, dan diluar logika. Sekarang jarang sekali ditemukan sinetron yang
mendidik yaitu penonton dapat mengambil hikmah dari sinetron tersebut. Tentunya
kita menanti dan mengharapakan sinetron yang bermutu dan berkualitas.

TOP lah sinetron ini !!
BalasHapus