Keterampilan Interpersonale

Keterampilan Interpersonale

Jumat, 16 Desember 2011

Merindukan Sinetron Keluarga Cemara



Ingatkah anda dengan penggalan lirik soundtrack sinetron ini:
Harta yang paling berharga adalah keluarga
Istana yang paling indah adalah keluarga
Puisi yang paling bermakna adalah keluarga
Mutiara tiada tara adalah keluarga
Selamat pagi Emak
Selamat pagi Abah
Mentari hari ini berseri indah
Terima kasih Emak
Terima kasih Abah
Untuk tampil perkasa bagi kami putra putri yang siap berbakti
Agil sama Ara! Teteh mau jualan opak dulu ya
Ya Teh…
Jangan lupa bilang sama Abah ya!
Ya Teh…
Ya,
Mau permen…
Permen, permen apa?
Permen apa aja…
A.., Teteh berangkat dulu ya…
Ya Teh…
Jika Anda pencinta sinetron Indonesia era 90-an, Anda pasti tahu lirik soundtrack sinetron diatas. Lirik diatas merupakan soundtrack sinetron Keluarga Cemara. Sinetron Keluarga Cemara bercerita tentang kesederhanaan dan keharmonisan dalam keluarga walaupun keluarga itu kurang sejahtera secara finansial. Abah, kepala keluarga cemara yang bekerja sebagai tukang becak untuk menghidupi keluarganya. Emak dan Abah mempunyai 3 orang anak perempuan. Euis sebagai anak pertama harus berjualan permen untuk membantu keuangan keluarga. Tokoh Keluarga Cemara diperankan oleh Abah (Adi Kurdi), Emak (Lia Warokka), Euis (Ceria HD), Cemara (Anisa Fujianti), dan Agil (Pudji Lestari).
Sinetron yang diambil dari novel karya Arswendo Atmowiloto ini mampu menyedot perhatian banyak masyarakat karena kesan sinetronnya yang alami, realita, tidak dibuat-buat dan sesuai dengan budi bangsa yang menjunjung tinggi tata krama/norma-norma yang ada. Sungguh disayangkan jika dibandingkan dengan sinetron sekarang. Sebagian besar sinetron keluarganya sudah sangat tidak alami, dibuat-dibuat, lebay, terkesan dipaksakan, dan diluar logika. Sekarang jarang sekali ditemukan sinetron yang mendidik yaitu penonton dapat mengambil hikmah dari sinetron tersebut. Tentunya kita menanti dan mengharapakan sinetron yang bermutu dan berkualitas.

1 komentar: