Keterampilan Interpersonale

Keterampilan Interpersonale

Minggu, 18 Desember 2011

Wisata Hutan Mangrove


Surabaya merupakan kota terbesar kedua di Indonesia setelah Jakarta. Surabaya merupakan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan pendidikan di kawasan Indonesia timur. Surabaya terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarahnya yang sangat diperhitungkan dalam perjuangan merebut kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajah. Namun tahukah Anda jika Surabaya yang identik sebagai kota perindustrian ini mempunyai hutan mangrove ? di kelurahan Wonorejo Rungkut Surabaya, terdapat Ekowisata Hutan Mangrove. Menuju Ekowisata Hutan Mangrove dapat dijangkau dengan mudah dengan kendaraan roda dua, pribadi maupun angkutan  umum. Tempat ini menawarkan jesempatan bagi anda untuk menikmati kehidupan hutan mangrove yang menarik. Meskipun tempatnya di Surabaya, namun suasana  Ekowisata Hutan Mangrove sungguh berbeda. Untuk memasuki kawasannya saja Anda perlu melewati jalan yang tidak mulus seperti jalan aspal atau biasa disebut harus offroad terlebih dahulu untuk mencapai Ekowisata Hutan Mangrove. Jalannya yang berlubang dan tidak rata, jika hujan datang menyebabkan jalanan sekitar becek sehingga pengunjung harus berhati-hati melewatinya. Sesampainya di sana, Anda akan berpikir bahwa ini bukanlah Surabaya karena serasa jauh dari peradaban. Suasana seperti inilah yang kita jarang ketemui di Surabaya. Selama menyusuri belantara Hutan Mangrove akan menjumpai keanekaragaman hayati yang ada begitu memukau. Tak salah bila tempat ini tumbuh jadi wahana ekowisata andalan Kota Surabaya. Lahan seluas seluas 871 hektar ini selain terdapat beberapa jenis mangrove, juga terdapat beberapa jenis fauna seperti kera, burung, serangga, mamalia, ikan, herpetofauna, dan crustaceae. 

Keberadaannya pun kelak diharapkan dapat mendukung presentase keberadaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kota Surabaya, mengakomodasi keberadaan sempadan sungai, kawasan pasang surut dan tanah timbul sebagai bagian dari kawasan konservasi. Nantinya memungkinkan keterlibatan unsur masyarakat, akademisi, swasta dan pemimpin informal di masyarakat sebagai pemangku kepentingan dalam pengelolaannya.
Untuk bisa menikmati pemandangan hutan ekosistem hutan mangrove dapat dilakukan dengan dua cara, pertama dengan melewati jalur track atau jalan setapak yang dibuat oleh petani tambak setempat untuk menuju hutan mangrove. Kedua, menggunakan jalur pantai dengan perahu atau boat yang dapat disewa dari dermaga dekat Bozem Wonorejo. Anda dapat merasakan sensasi yang berbeda dengan melewati jalur track. Terdapat objek-objek yang dapat Anda dokumentasikan selama perjalanan. 
 
Anda cukup mengeluarkan uang sebesar 25 ribu rupiah untuk menikmati Ekosistem Hutan Mangrove dengan menggunakan perahu. Perahu yang disewa-kan tersebut biasanya bergerak mulai dari dermaga Sungai Wonorejo menuju Selat Madura. Para pengunjung bisa menikmati rimbunnya hutan mangrove, burung-burung yang beterbangan dan hinggap di ranting-ranting pohon mangrove.
Telah banyak pengunjung datang ke Ekosistem Hutan Mangrove dengan tujuan penelitian, rekreasi liburan, dan sebagai objek berfoto untuk kalangan pencinta fotografer. Ayo kunjungi dan nikmati suasana Wisata Hutan Mangrove. Lestarikan dan jaga hutan kita.

1 komentar: